Kurikulum 2013 dan Mutu Guru
Salah sau fungsi dari kurikulum ialah sebagai alat untuk mencapai tujuan pendidikan yang pada dasarnya kurikulum memiliki komponen pokok dan komponen penunjang yang saling berkaitan dan berinteraksi satu sama lainnya dalam rangka mencapai tujuan tersebut. Komponen merupakan satu sistem dari berbagai komponen yang saling berkaitan dan tidak bisa dipisahkan satu sama lainnya. Di kurikulum 2013 ini menuai banyak kontroversi, sebagian besar menolak adanya kurikulum 2013 salah satunya dikarenakan tidak sesuai dengan filsafat pendidikan "pendidikan adalah upaya mengembangkan potensi potensi manuasiawi peserta didik baik potensi fisik, potensi cipta, rasa, maupun karsanya, agar potensiitu menjadi nyata dan dapat berfungsi dalam perjalanan hidupnya".

Penerapan
kurikulum 2013 ini, menurut saya menyebabkan guru tidak bisa kreatif karena
semuanya ditentukan oleh pemerintah. Maka dari itu aksi penolakan tentang
kurikulum ini sudah banyak terjadi, ada pula yang berpendapat bahwa kurikulum
2013 untuk sekolah eks-RSBI materinya jauh lebih rendah dari yang telah
dipelajari. Penghapusan mata pelajaran TIK yang tidak lagi menjadi mata
pelajaran kini dijadikan sebagai media pembelejaran dalam peningkatan mutu
pendidikan. Dalam sebuah forum ICT salah satu guru TIK melontarkan tentang apa
yang menjadi alasan penghapusan mata pelajaran TIK, kemudian dijawab kurang
lebih seperti ini" TIK bukan untuk dipelajari, tetapi TIK digunakan untuk
membantu mempelajari pelajaran yang lain" dan muncullah pertanyaan yang
lain " Bagaimana mempelajari sebuah mata pelajaran menggunakan TIK
sedangkan cara menggunakan TIK tidak dketahui, sengan kata lain tidak
dipelajari?"
Apakah
pemerintah juga menyiapkan pelatihan untuk pembelajaran TIK?bagaimana dengan
guru yang gaptek, guru yang belum mengerti sama sekali tentang dunia IT klo
tidak ada pembelajaran atau sosialisasi dari pemerintah?
Penerapan
kurikulum ini sangat mendesak, dan kurangnya sosialisasi pemerintah tentang
kurikulum 2013 ini membuat para guru belum begitu memahami bagaimana penerapan
kurikulum ini. Okelah kalau untuk meningkatkan mutu pendidikan, semua perangkat
pendidikan juga tau itu. Tapi langkah baiknya disosialisasikan secara rinci
agar guru guru memahami karena banyaknya kesalah pahaman yang terjadi contohnya
seperti penghapusan mata pelajaran yang dimaksudkan untuk membantu mata
pelajarn yang lain.
betul itu
BalasHapusbanyak yang berpendapat bahwa pemerintah tidak siap, bahkan meragukan jika Kurikulum 2013 dipaksakan akan banyak kekacauan, terutama pada Mapel yang dihapus, Alasan pemerintah terkesan mengada-ada. berdalih bahwa Pelajaran TIK dihapus karena anak TK aja sudah bisa internetan... saya rasa itu pemikiran yang sempit...
BalasHapushooo... patut dicermati kurikulum Indonesia yang selalu berubah, bahkan terkesan tidak memiliki standar kurikulum yang paten...
BalasHapus